Pengertian Paragraf :: Jenis Paragraf

Pengertian Paragraf

Pengertian Paragraf – Jika kita menulis Artikel , Makalah , Surat , Cerpen , Karangan dsb pasti ada paragraf didalamnya . jadi apa pengertian paragraf tersebut ??

Jenis Paragraf

Pengertian Paragraf secara luas adalah gabungan kalimat yang terdiri dari kalimat topik/kalimat utama dan kalimat-kalimat lain yang menjelaskan kalimat topik / kalimat utama. Kalimat topik
adalah kalimat utama yang mengandung gagasan pokok. Sedangkan kalimat penjelas adalah kalimat yang menjelaskan kalimat topik tersebut.

Pengertian Paragraf  Menurut Ahli

Pengertian Paragraf
1. Pengertian Paragraf Menurut Ahli Yeti  Mulyati  dkk menyatakan  bahwa  paragraf  terdiri dari kalimat utama/kalimat pokok dan kalimat penjelas. Kalimat pokok/kalimat utama adalah kalimat yang mengandung
pokok permasalahan/gagasan utama. Sementara itu kalimat penjelas merupakan kalimat-kalimat yang menjelaskan kalimat pokok.
2. Pengertian Paragraf Menurut Ahli Sabarti  Akhadiah pargraf merupakan  karangan  yang paling pendek/paling singkat. Sebuah paragraf dibangun oleh beberapa kalimat yang saling berhubungan, karena hanya membicarakan satu gagasan pokok/topic atau satu pikiran. Semua kalimat dalam paragraf harus membicarakan gagasan pokok tersebut.
3. Pengertian Paragraf  Menurut Ahli Uti Darmawati   dan   Anton   Suparyanto paragraf  merupakan bagian dalam suatu karangan yang memiliki gagasan pokok. Gagasan pokok merupakan kalimat yang menjadi pokok permasalahan dalam paragraph selanjutnya diikuti gagasan penjelas. Kalimat dalam paragraph harus runtut dan saling berkaitan.

Jenis – Jenis Paragraf

Jenis Paragraf
Menurut Suparno dan Mohamad Yunus , Jenis – Jenis Paragraf terdiri dari :
1. jenis Paragraf Deduktif
Jenis paragraf ini memiliki kalimat topik pada bagian awal paragraf dan kalimat-kalimat pengembang setelah kalimat topic. Hal itu berarti bahwa gagasan dasar dikemukakan terlebih dahulu dan gagasan-gagasan pengembang isi paragraf dikemukakan kemudian. Paragraf berikut adalah
contoh paragraf deduktif. Semangat serta kesungguhan hati guru dalam mengajar dirasakan makin
pudar karena kesejahteraan diabaikan. Imbalan yang mereka terima rendah. Gaji mereka sering terlambat dan banyak potongan untuk keperluan yang kadang-kadang tidak jelas. Mereka juga tidak memiliki status sosial-ekonomi yang bergengsi.
2. Jenis Paragraf Induktif
Paragraf jenis ini memiliki kalimat topik pada bagian akhir paragraf. Hal itu berarti bahwa informasi dalam paragraf diawali dengan gagasan-gagasan pengembang dan diakhiri dengan gagasan dasar. Paragraf berikut adalah contoh paragraf induktif. Siswa yang rajin belajar dapat ditemukan dimana-mana, di dalam kota, di pinggir kota, dan di desa. Siswa yang berprestasi tinggi cukup banyak dan dapat ditemukan di mana-mana juga. Tidak sedikit di antara mereka yang
memperhatikan dan peduli dengan keadaan lingkungan. Tampaknya, masa depan generasi penerus masih dapat diharapkan.
3. Jenis Paragraf Kombinasi Deduktif dan Induktif
Pada jenis ini, paragraf memiliki dua kalimat topic yang ditempatkan pada bagian awal dan bagian akhir. Dua kalimat topik itu memiliki gagasan dasar yang sama, hanya redaksi pengungkapannya berbeda. Kalimat-kalimat pengembang berada di antara dua kalimat topic itu. Dibawah ini adalah contoh paragraf kombinasi. Belajar pada hakikatnya berlangsung sepanjang hayat. Sejak bayi anak
sudah belajar. Sebelum bersekolah, anak sudah belajar di dalam keluarga dan lingkungan sekitarnya. Pada usia 6-12 tahun anak mulai bersekolah di sekolah dasar. Setelah menyelesaikan sekolahnya, dia masih terus belajar, setidak-tidaknya belajar memecahkan masalah yang diahdapi setiap saat.
Prose situ berlangsung terus sampai tua. Pendek kata, belajar itu tidak mengenal batas umur.
4. jenis Paragraf Deskriptif
Jenis paragraf ini tidak memiliki kalimat topic dan kalimat pengembang. Semua kalimat yang terdapat dalam paragraf merupakan kalimat topik. Sesuai namanya, paragraf deskritif lazim digunakan untuk mendeskripsikan suatu latar cerita. Paragraf ini digunakan dalam wacana
narasi, seperti tampak pada contoh berikut: Dari jauh terdengar anjing menggonggong. Di sekitar tempatku bersembunyi tidak terlihat suara-suara kehidupan. Malam itu sangat sunyi,
dan sangat gelap. Desis angin pun tidak terasa, tetapi dinginnya malam sempat menyentuh tulangku.

Demikian sedikit makalah tentang Pengertian Paragraf dan Jenis – Jenis Paragraf. Semoga bermanfaat, terima kasih.

Pengertian Paragraf :: Jenis Paragraf | Angga Prasetya | 4.5