Pengertian Wangsalan :: Contoh Wangsalan

Pengertian Wangsalan

Setalah kita mengetahui Pengertian Parikan . Pengertian Geguritan di Teori Sekolah , mari kita baca artikel pengertian wangsalan , sebenarnya apa arti wangsalan itu sendiri??
Pengertian Wangsalan adalah semacam tebakan namun jawabnya telah disebutkan/disamarkan
dalam satu-suku kata yang merupakan jawaban.

wangsalan

Pengertian secara diksi pada wangsalan lebih bersifat elaboratif. Artinya, kata-kata tidak berdiri sendiri tetapi diperluas untuk menyebut nama sesuatu. Ini bertujuan sebagai teka-teki wangsalan. Kata yang dipilih harus ada keseimbangan (kongruen antara sampiran dan jawaban). Klausa petama sebagai sampiran, klausa kedua sebagai isi/jawaban klausa pertama.

Contoh Wangsalan Tentang Maaf

1. Jenang sela wader kalen sesondhen, apuranta yen wonten lepat kawula. 
Jenang sela adalah jenang tanah kapur, orang Jawa menyebut apu (injet) maka jawabnya terletak
pada apuranta (maafmu).
2. Wader kalen sesondheran
Wader kalen sesondheran adalah ikan wader di sungai yang memiliki sonder (semacam benang mengurai di bawah sirip bagian bawah ikan). Ikan demikian disebut ikan sepat, maka jawabnya lepat.
Maksud dari contoh wangsalan ini sebenarnya, pewicara tersebut mengatakan, jika ada kesalahan, saya mohon maaf .

Contoh Wangsalan Tentang Petuah

1 .Roning kamal, putra resi Kumbayana Mumpung anom, ngudi kawruh kang utama
Roning kamal adalah daun asam = sinom Putra Resi Kumbayana (anak Resi Kumbayana/Durna) = Haswatama
Makasudnya adalah selagi masih muda tuntutlah ilmu yang bermanfaat.
2. Kendhang alit, alite wara Sumbadra Mumpung mudha, den taberi lara lapa
Kendhang alit (kendang kecil) = ketipung Alite wara Sumbadra (nama kecil wara Subadra) = Lara / Rara Ireng
Jadi maksud dari contoh wangsalan ini adalah mumpung mudha, den taberi lara lapa Selagi masih muda, jangan mengeluh akan penderitaan .

Demikian sedikit artikel tentang Pengertian Wangsalan Dan Contoh Wangsalan , semoga bermanfaat untuk anda. Terima kasih.

Pengertian Wangsalan :: Contoh Wangsalan | Angga Prasetya | 4.5