Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak – Rekayasa perangkat lunak telah berkembang sejak pertama kali ddiciptakan pada tahun 1940-an hingga kini. Fokus utama pengembangannya untuk mengembangkan praktek dan teknologi untuk meningkatkan produktivitas para praktisi pengembang perangkat lunak dan kualitas aplikasi yang dapat digunakan oleh pemakai.
Pada kesempatan ini Teori Sekolah ingin berbagi informasi mengenai definisi Rekayasa Perangkat Lunak, karena bagi sebagian orang mash ada yang belum paham dengan hal ini. sedangkaan dasar utama bagi mahasiswa jurusan programing mengenal bab ini bisa dikatakan wajib hukumnya.

 

Rekayasa Perangkat Lunak

Rekayasa Perangkat Lunak

Pengertian Rekayasa Perangkat Lunak
Ada beberapa pengertian Rekayasa perangkat lunak menurut beberapa ahli yaitu sebagai berikut:
Rekayasa perangkat lunak Menurut Stephen R. Schach
“Rekayasa perangkat lunak adalah sebuah disiplin dimana dalam menghasilkan perangkat lunak bebas dari kesalahan dan dalam pengiriman anggaran tepat waktu serta memuaskan keinginan pemakai.”
Rekayasa perangkat lunak Menurut Fritz Bauer
“Rekayasa perangkat lunak adalah penetapan dan penggunaan prinsip rekayasa dalam rangka memperoleh perangkat lunak yang dapat dipercaya dan dapat bekerja secara efisien pada mesin nyata.”
Rekayasa perangkat lunak Menurut IEEE 610.12
“Rekayasa perangkat lunak adalah sebuah studi pendekatan dan aplikasi secara sistematis, disiplin pengembangan operasi dan pemeliharaan perangkat lunak yang kesemuanya itu merupakan aplikasi rekayasa yang berkaitan dengan perangkat lunak.”
Dari ketiga pengertian tersebut, arti yang diberikan Fritz Bauer sangat sesuai dengan tujuan dan sasaran dari rekayasa perangkat lunak. Pernyataan Stephen R. Schach terbatas pada menanggulangi kekurangan yang terjadi jika tidak menerapkan rekayasa perangkat lunak. Pengertian yang diberikan IEEE 610.12 paling baik dalam menyampaikan wujud dari rekayasa perangkat lunak.
Adapu tujuan dari Rekayasa Perangkat Lunak yaitu :
  • Dapat terus dirawat dan dipelihara (maintainability)
  • Dapat mengikuti perkembangan teknologi (dependability)
  • Dapat mengikuti keinginan pengguna (robust).
  • Efektif dan efisien dalam menggunakan energi dan penggunaannya.
  • Dapat memenuhi kebutuhan yang diinginkan (usability).

 

Rekayasa Perangkat Lunak

Ruang Lingkup Rekayasa Perangkat Lunak
  • software Requirements berhubungan dengan spesifikasi kebutuhan dan persyaratan perangkat lunak.
  • software desain mencakup proses penampilan arsitektur, komponen, antar muka, dan karakteristik lain dari perangkat lunak.
  • software construction berhubungan dengan detail pengembangan perangkat lunak, termasuk algoritma, pengkodean, pengujian dan pencarian kesalahan.
  • software testing meliputi pengujian pada keseluruhan perilaku perangkat lunak.
  • software maintenance mencakup upaya-upaya perawatan ketika perangkat lunak telah dioperasikan
  • software configuration management berhubungan dengan usaha perubahan konfigurasi perangkat lunak untuk memenuhi kebutuhan tertentu.
  • software engineering management berkaitan dengan pengelolaan dan pengukuran RPL, termasuk perencanaan proyek perangkat lunak.
  • software engineering tools and methods mencakup kajian teoritis tentang alat bantu dan metode RPL.
  • software engineering process berhubungan dengan definisi, implementasi pengukuran, pengelolaan, perubahan dan perbaikan proses RPL.
  • software quality menitik beratkan pada kualitas dan daur hidup perangkat lunak.

Rekayasa Perangkat Lunak

Faktor-Faktor Rekayasa Perangkat Lunak
Berbagai faktor yang memengaruhi perncanaan, manajemen, dan pemilihan aktivitas SQM dan teknik-teknik adalah sebagai berikut:
1. Daerah system yang akan ditempati perangkat lunak (safety-critical, mission-critical, dan business critical),
2. Kebutuhan system dan perangkat lunak,
3. Komponen komersial (eksternal) atau standar (internal) untuk digunakan di dalam sistem,
4. Standar rekayasa perangkat lunak spesifik yang bisa diterapkan,
5. Metode dan tool perangkat lunak yang digunakan untuk pengembangan dan pemeliharaan, dan untuk peningkatan dan evaluasi kualitas,
6. Anggaran, staf, organisasi proyek, rencana, dan penjadwalan dari semua proses-proses,
7. Pengguna yang diharapkan dan penggunaan system, dan
8. Tingkat integritas system
Demikian sedikit informasi mengenai Rekayasa Perangkat Lunak.Semoga dapat Bermanfaat, Terimakasih.

 

Rekayasa Perangkat Lunak | Angga Prasetya | 4.5